Others

Jangan Lakukan Kesalahan Ini Jika Kamu Ingin Ganti Oli Mobil Sendiri

Jangan Lakukan Kesalahan Ini Jika Kamu Ingin Ganti Oli Mobil Sendiri

Oli mobil merupakan hal terpenting untuk mobil. Di mana oli mobil sangat berguna untuk semua komponen yang ada di dalam mobil. Ini karena oli mobil bekerja untuk melumasi komponen mobil agar tetap kondisi komponen tetap terjaga dengan baik. Untuk itu, bagi kamu yang memiliki mobil harus rajin ganti oli mobil.

Ganti oli harus berdasarkan banyaknya kilometer yang sudah ditempuh atau berapa lama mobil sudah digunakan. Waktu tersebut tergantung mana yang tergantung mana yang sudah tercapai terlebih dahulu. Lalu, kamu bisa menggantinya di bengkel atau bisa diganti sendiri di rumah.

Nah, jika kamu ingin ganti oli mobil sendiri, kamu harus memperhatikan beberapa hal agar tidak terjadi kesalahan. Di mana biasanya jika seseorang mengganti oli mobil sendiri kadang ada beberapa kesalahan yang sering terjadi . Berikut ini kesalahan yang sering terjadi jika kamu ganti oli mobil sendiri.

4 Kesalahan yang Sering Terjadi saat Ganti Oli Mobil Sendiri

  1. Lupa Catat Tanggal Ganti Oli

Kamu yang sudah biasa ganti oli mobil, pasti tahu kapan waktunya ganti oli mobil. Ini bisa dilihat dari jarak tempuh atau waktunya pada stiker pada mesin. Jika kamu ganti oli sendiri pasti kamu sudah bisa menebak waktu ganti oli mobil berikutnya. Di sini kamu jangan lupa untuk mencatat waktunya ya.

Kenapa jangan lupa mencatatnya? Alasannya karena pemilik mobil yang biasa mengganti oli mobil sendiri lupa untuk mencatat waktu atau batas maksimal jarak tempuh mobilnya. Jika kamu sampai lupa untuk mencatatnya, bisa jadi kamu juga lupa untuk mengganti oli secara rutin. Jika hal ini terus terjadi, maka mobil kamu akan rusak.

  1. Lupa Ganti Filter Oli

Filter oli mempunyai peranan yang penting di dalam mobil. Di mana filter oli digunakan untuk menyaring oli yang akan masuk ke komponen dalam mobil dan termasuk mesin mobil. Jadi, filter oli harus sering dicek dan diganti agar kualitas oli yang masuk ke mesin adalah oli yang bagus.

Filter oli dicek dan diganti saat pemilik mobil melakukan ganti oli. Nah, pemilik mobil yang mengganti oli mobil sendiri kadang lupa untuk mengganti filternya. Dalam hal ini pemilik mobil hanya mementingkan penggantian oli mobilnya saja.

Jika hal ini terjadi, maka siap – siap saja mesin mobil kamu akan mengalami kerusakan. Karena oli yang mengalir ke mesin bisa saja membawa kotoran yang terdapat pada filter oli. Kemudian, kotoran tersebut akan mengendap di mesin, yang bisa membuat mesin tersebut berkarat, dan lama – kelamaan mesin menjadi rusak.

  1. Menutup Filter Oli Terlalu Rapat

Setelah selesai mengganti oli mobil, filter oli haruslah dipasang kembali dan ditutup dengan rapat agar tidak terjadi kebocoran oli. Meskipun filter oli harus ditutup rapat, janganlah menutupnya terlalu kencang.

Jika filter oli ditutup terlalu kencang, maka hal ini bisa mempersulit proses penggantian oli pada waktu berikutnya. Makanya, bagi kamu nih yang suka atau ingin mengganti oli sendiri, harus memperhatikan hal ini. Jadi, proses ganti oli mobil bisa berjalan dengan lancar tanpa ada kesulitan yang berarti.

  1. Menggunakan Semprotan Angin

Ada beberapa orang yang menggunakan semprotan angin saat melakukan ganti oli. Alasannya karena penggunaan semprotan angin bisa membuat oli lama yang dikeluarkan akan menetes lebih banyak. Sehingga, waktu yang perlukan untuk mengeluarkan oli lama akan lebih cepat. Namun, ada baiknya jika kamu ingin mengganti oli mobil, jangan menggunakan semprotan angin.

Penggunaan semprotan angin justru akan memperburuk keadaan mesin mobil. Dalam hal ini, saat kamu menggunakan semprotan angin, bisa saja kotoran yang ada pada oli lama tersebar ke dalam mesin. Hal ini tentulah tidak baik untuk kondisi mesin mobil kamu. Di mana kotoran tersebut bisa mengendap dan merusak mesin.

Itulah beberapa kesalahan yang sering terjadi saat mengganti oli mobil. Jadi, kamu yang ingin mengganti oli mobil sendiri, hindarilah kesalahan di atas agar proses penggantian oli mudah, dan yang penting tidak akan merusak mesin. Di mana jika mesin rusak, maka kamu harus memperbaikinya dan bisa membutuhkan biaya yang cukup besar.