Kesehatan

Inilah Kebiasaan Buruk yang Menjadi Penyebab Sakit Mata dan Kebiasaan Baik untuk Pencegahannya

Mata merupakan salah satu panca indra yang memiliki fungsi sangat penting untuk aktivitas manusia. Dengan mata yang sehat dan berfungsi normal, manusia dapat melihat lingkungan di sekitarnya dengan mudah. Penglihatan menjadi anugerah yang tak terhingga karena dengannya Anda dapat melakukan aktivitas jauh lebih mudah, aman dan leluasa dibandingkan mereka yang memiliki gangguan pada mata ataupun kebutaan. Sayangnya, masih banyak yang menganggap remeh sakit mata dengan melakukan berbagai kebiasaan yang berakibat buruk untuk indra penglihatan ini. Jika Anda tak ingin mendapatkan masalah dengan mata Anda, hindarilah kebiasaan buruk dan lakukan kebiasaan baik berikut agar mata tetap sehat optimal.

Berikut adalah kebiasaan buruk yang harus Anda minimalisir agar tidak menyebabkan mata sakit:

  • Terlalu lama melihat gadget.

Smartphone, laptop atau komputer merupakan gadget yang sekarang ini sering digunakan untuk berkomunikasi ataupun bekerja. Pasti Anda sering melihatnya untuk melakukan aktivitas dan pekerjaan. Namun kebiasaan ini ternyata bisa membawa pengaruh buruk untuk mata jika dilakukan terlalu lama dan sering. Gadget mengeluarkan sinar biru yang dapat merusak mata bahkan mengakibatkan kebutaan. Kebiasaan baik yang harus dilakukan adalah menerapkan sistem 20-20-20 yaitu setelah 20 menit melihat gadget, alihkan pandangan sejauh 20 kaki atau 6 meter selama 20 menit.

  • Salah memakai lensa kontak.

Saat ini soft lens memang terlihat lebih menarik dibandingkan dengan kacamata. Bahkan soft lens bisa dibeli dengan harga yang murah dan warna-warna yang menarik. Namun perlu diperhatikan bahwa penggunaan soft lens tak boleh sembarangan karena dapat menyebabkan iritasi hingga kebutaan. Untuk menghindari resiko tersebut, Anda harus menjaga kebiasaan baik menggunakan soft lens berikut ini:

  1. Tidak memakai soft lens saat mandi.
  2. Tidak menggunakan soft lens saat tidur.
  3. Mencuci soft lens dengan cairan pencuci.
  4. Meletakkan soft lens pada tempatnya.
  5. Mengganti tempat soft lens 3 bulan sekali.
  • Merokok.

Merokok bukan hanya buruk untuk saluran pernafasan saja namun juga untuk mata. Para perokok memiliki resiko lebih tinggi terkena katarak hingga menyebabkan kebutaan. Kebiasaan baik yang harus dilakukan adalah dengan berhenti merokok sekarang juga.

  • Mengabaikan cedera mata.

Mata merah karena iritasi, infeksi atau cedera, Anda jangan menganggapnya remeh apalagi jika disertai dengan pembengkakan. Segera bawa ke dokter mata untuk diberikan pengobatan sesuai dengan kondisinya dan diperiksa hingga ke bagian mata dalam untuk memastikan tak ada bahaya lain yang bisa terjadi.

  • Melihat televisi terlalu dekat.

Ruangan yang sempit sering membuat Anda harus melihat televisi dalam jarak dekat. Padahal sinar televisi yang berubah-ubah dengan cepat dapat memicu mata lelah yang jika sering terjadi juga menjadi penyebab mata memiliki kelainan. Letakkan televisi lebih tinggi jika area rumah memang tidak memungkinkan memberi jarak yang sehat untuk melihat televisi.

  • Membaca dalam gelap.

Suka membaca dalam gelap atau membaca di kereta, bus dan tempat yang bergerak juga bisa mengakibatkan mata rusak hingga memiliki kelainan. Bacalah hanya di tempat dan waktu yang baik sehingga Anda tidak merusak mata.

Sakit mata bukan hanya memiliki mata minus atau plus saja, namun masih banyak yang lainnya dan lebih berbahaya. Kebutaan menjadi salah satu jenis gangguan kesehatan mata yang sangat disayangkan apalagi jika disebabkan karena kebiasaan buruk yang dilakukan terlalu sering tanpa penanganan yang tepat.