Alasan Pernikahan Dini Tidak Dianjurkan

Alasan Pernikahan Dini Tidak Dianjurkan

Pernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan oleh mempelai yang belum genap usia 18 tahun. Jika dilihat dari usia, memang usia sebelum 18 tahun adalah usia yang belum dewasa untuk melakukan pernikahan. Pertanyaannya mengapa pernikahan dini tidak dianjurkan? Beberapa kasus pernikahan dini, muncul adanya pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan mempelai bahkan berujung menjadi kekerasan seksual. Dalam artikel ini akan dibahas alasan mengapa pernikahan dini tidak dianjurkan, mengapa? Simak penjelasan berikut.

  1. Usia Dini masih Rentan Emosi

Usia dini adalah usia remaja yang belum dewasa. Usia dini masih rentan emosi karena usia remaja belum bisa mengendalikan emosi. Emosinya cenderung tidak stabil sehingga dapat membahayakan dirinya dan pasangan. Dalam keadaan emosi yang tidak stabil dapat memicu seseorang untuk melakukan tindak kekerasan. Itu mengapa menikah di usia dini sangat tidak dianjurkan.

  1. Kondisi Keuangan yang Tidak Mendukung

Pernikahan tidak hanya cukup dengan modal cinta, namun membutuhkan biaya hidup. Seorang suami harus memberi nafkah kepada istrinya. Jika menikah di usia dini, urusan keuangan akan menyebabkan masalah yang sangat besar. Mengapa menjadi masalah besar? Karena anak di usia dini belum mampu mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri apalagi memenuhi kebutuhan hidup pasangannya.

  1. Masih Mengejar Karier

Anak di usia dini masih dalam usia sekolah. Oleh karenanya tidak dianjurkan untuk menjalankan pernikahan, karena masih punya banyak waktu untuk bersekolah, mengejar cita-cita dan berkarier. Pada anak remaja, perlu diberi pengetahuan bahwa mengejar karier itu penting. Mengapa penting? Karena semakin tinggi karier seseorang maka kondisi keuangannya akan semakin mapan dan baik bahkan dapat meraih sukses. Oleh karenanya selagi masih muda kejarlah karier setinggi-tingginya.

  1. Risiko Kehamilan

Pernikahan di usia dini menyebabkan kehamilan berisiko. Risiko kehamilan ini tidak hanya terjadi pada ibu saja melainkan pada janin juga. Risiko kehamilan yang terjadi pada ibu adalah jika anak hamil di usia dini dapat menyebabkan terjadinya anemia yang mana kondisi tubuh mudah lelah dan lemah. Sedangkan risiko yang terjadi pada janin, anak yang terlahir dari ibu yang berusia muda akibatnya anak terlahir dalam keadaan prematur.

Tersebut alasan mengapa usia dini tidak dianjurkan, oleh karenanya hindari pernikahan di usia dini. Kejarlah cita-cita setinggi mungkin dan kejarlah karier setinggi mungkin.